Cegah Iritasi Mata Ringan Biar Momen Ramadhan Dijalani dengan Nyaman

Iritasi mata pastilah tidak enak ya. Apalagi, sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan. Mata yang tidak sehat termasuk mata merah bisa membuat banyak aktivitas jadi terganggu, mengingat mata adalah bagian vital yang Anda butuhkan untuk bisa melakukan berbagai aktivitas dengan baik. Cegah iritasi mata ringan dengan mengetahui penyebabnya, supaya momen Ramadhan bisa berjalan lancar dan menyenangkan.

 

Faktor Risiko Iritasi Mata Ringan dan Cara Mencegahnya

Ada banyak faktor risiko yang bisa membuat mata sakit dan mengalami gangguan. Secara medis, mata merah dikenal dengan istilah konjungtivitis atau pink eye. Biasanya, mata merah karena iritasi mata ringan seperti konjungtivitis bisa sembuh dalam waktu 1-3 minggu, meski begitu Anda tetap perlu mencari tahu penyebabnya dan melakukan pencegahan serta menjaga agar mata tidak mengalami komplikasi. 

Beberapa penyebab iritasi mata, antara lain:


 

1. Infeksi Bakteri dan Virus

Mata merah bisa terjadi karena adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Ini bisa terjadi salah satunya karena mata kemasukan debu saat dalam perjalanan, atau akibat Anda sering menyentuh mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Cara melakukan pencegahan agar mata tak mengalami iritasi dan menjadi merah, biasakan mencuci tangan sebelum menyentuh wajah terutama area mata. Jaga kebersihan mata dengan baik. Anda juga bisa menggunakan pelindung mata (mis: kacamata) ketika melakukan perjalanan atau berada di tempat terbuka.

2. Alergi

Setiap manusia pasti memiliki satu dua hal yang membuat mereka bisa mengalami alergi. Nah, mata juga memiliki potensi terjadinya gejala alergi ketika penyebab alergi atau alergen masuk ke tubuh Anda, bisa melalui makanan atau minuman 

Jika Anda memiliki alergi terhadap makanan atau minuman tertentu, berusahalah untuk menghindari jenis makanan tersebut selama bulan Ramadhan ini. Anda bisa mengonsumsi makanan sehat yang bukan pemicu alergi pada saat sahur dan berbuka puasa. 

Kalau akhirnya tetap terjadi gangguan mata akibat alergi, Anda bisa mengatasinya dengan obat tetes mata atau obat alergi yang mengandung antihistamin. 

3. Penggunaan Lensa Kontak 

Penyebab berikutnya yang juga bisa memicu terjadi iritasi pada mata dan membuat mata menjadi merah, adalah penggunaan lensa kontak. 

Jika Anda pengguna lensa kontak, maka jaga kebersihan lensa kontak dengan rajin mencucinya. Khusus untuk lensa kontak sekali pakai, jangan digunakan berulang kali. 

Penggunaan lensa kontak juga tidak boleh dalam jangka waktu yang lama. Ganti lensa kontak beberapa kali dalam beberapa bulan dan gunakan sesuai dengan durasi atau batas kadaluarsa lensa kontak. Hal ini karena, lensa kontak dapat mengiritasi kornea (lapisan tipis pada bola mata) dan dalam waktu lama dapat menyebabkan mata kering dan semakin rentan untuk terjadi iritasi pada mata. 

4.Terpapar Asap, Debu & Polusi

Iritasi mata juga bisa disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti paparan asap, debu, dan polusi. Paparan tsb bisa merupakan benda asing yang dapat menggores bagian selaput mata (kornea) sehingga menyebabkan terjadinya iritasi dan menimbulkan kemerahan mata mata.  

Namun jangan khawatir, iritasi mata ringan yang disebabkan oleh faktor lingkungan seperti ini, bisa diatasi dengan obat tetes mata yang mengandung Tetrahydrozoline HCL. Gunakan obat tetes mata yang tepat dan sesuai ketika Anda mengalami mata merah karena iritasi ringan.

Referensi:

https://www.halodoc.com/artikel/kenali-penyebab-dan-cara-mengatasi-mata-merah

https://hellosehat.com/mata/perawatan-mata/7-penyebab-iritasi-mata/

https://hellosehat.com/alergi/hidung-dan-mata/alergi-mata/ 

https://www.alodokter.com/iritasi-mata-tidak-boleh-dibiarkan-berkepanjangan