Mata Merah & Gak Seger di Tengah Teriknya Matahari? Ini Solusinya!

Penting sekali menjaga kesehatan mata. Sebab, mata yang sehat memungkinkan kamu bisa menikmati hidup dan melihat segala sesuatunya. Sayangnya, ada banyak faktor yang bisa mengganggu kesehatan mata, seperti bahaya sinar UV yang bisa bikin mata merah dan terlihat nggak segar. Nah, apa saja bahaya sinar UV bagi kesehatan mata? Bagaimana solusi untuk mengatasinya? Yuk, cari tahu lebih lanjut dengan membaca artikel ini sampai selesai.

 

3 Jenis Sinar UV yang Berbahaya bagi Mata

Dilansir dari website HaloDoc, ada 3 jenis sinar UV, yaitu sinar ultraviolet A (UVA) dengan panjang gelombang 315-400 nanometers. Meski UVA memiliki panjang gelombang paling kecil, tetap saja terpapar UVA dalam waktu yang lama dan sering, bisa menyebabkan gangguan pada mata, seperti mata menjadi merah dan terlihat nggak segar.

Sinar ultraviolet B (UVB) memiliki panjang gelombang 280-315 nanometer lebih banyak dibandingkan UVA. Sama halnya seperti kulit yang akan terbakar jika terpapar UVB secara langsung, maka begitu pula dengan mata.

Sinar UV yang terakhir adalah sinar ultraviolet C (UVC). Ini jenis yang paling berbahaya dan hanya mencapai lapisan ozon paling tinggi. Tetapi, ada banyak peralatan buatan manusia yang ternyata menghasilkan sinar UVC karena mampu membunuh bakteri dan kuman. Misalnya, lampu UV dan lampu merkuri.

 

Dampak Paparan Sinar Matahari pada Mata

Jika kamu sering beraktivitas di tengah terik matahari untuk waktu yang cukup lama, kamu harus berhati-hati, karena ada dampak buruk paparan sinar matahari yang bisa mengganggu kesehatan mata, seperti mata menjadi merah dan terlihat nggak segar, atau mata jadi lebih sensitif terhadap cahaya.

Kok bisa ya sinar matahari mengganggu mata? Ya, bisa. Ketika kamu terpapar sinar matahari dalam waktu lama, artinya kamu juga terpapar radiasi sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya. Terpapar di sini bisa secara langsung, bisa pula melalui media lain yang memantulkan cahaya matahari (air, kaca, pasir) dan membuat cahaya matahari yang masuk ke mata jadi lebih menyilaukan.

Sederhananya, coba perhatikan kulitmu saat kamu berada cukup lama di bawah terik matahari. Kulit akan tampak memerah dan seperti terbakar, kan? Nah, absorbsi sinar matahari yang terkena mata akan terkonsentrasi pada bagian kornea dan lensa mata. Inilah yang kemudian membuat mata jadi merah, tidak jernih, dan jadi tidak segar.

 

Atasi Mata Merah kamu yang nggak segar Akibat terpapar sinar matahari

Kondisi mata merah dan kornea mata terlihat tidak jernih ketika kamu berada di terik matahari, sebenarnya bisa membaik dengan sendirinya dalam jangka waktu 1-2 hari. Hanya saja, kamu perlu mengurangi paparan sinar matahari selama proses pemulihan ini. 

Untuk meredakan iritasi mata yang merah, kamu bisa menggunakan tetes mata yang mengandung Naphazoline Hydrochloride