Image: 

Dengan bantuan internet, kini informasi antar negara jauh lebih mudah untuk di akses. Kemudahan ini juga berpengaruh pada tingkat pertumbuhan pengguna internet di Indonesia. Berdasarkan data statistic Kominfo, pengguna internet di Indonesia mencapai 63 juta orang di tahun 2013. Jumlahnya kian meningkat menjadi 82 juta orang di tahun 2014 (peringkat ke-8 di dunia). 95% persennya adalah pengguna media sosial. Perkembangan teknologi yang begitu pesat mampu membuat jarak bukan menjadi masalah.

Kemudahan dalam berkomunikasi yang diberikan membuat sebagian besar orang lebih memilih untuk berlama-lama berada di depan layar monitor komputer, laptop dan handphone. Hal tersebut tentu saja sangat berdampak pada kesehatan mata. Terlalu sering berada di depan komputer dapat menyebabkan gangguan pada mata kamu.

Dari suatu penelitian di Amerika pada tahun 2013, warga perkotaan yang tingkat polusi udaranya lebih tinggi lebih berisiko menderita gangguan mata kering, dibandingkan dengan warga yang tinggal di daerah pedesaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 5-35% populasi mengalami gangguan mata kering.

Di Sumatera saja, pada tahun 2002 sekitar 27,5% penduduk menderita gangguan mata kering. Jumlah penderita gangguan mata akibat penggunaan komputer berlebihan adalah sekitar 60 juta di seluruh dunia. Angka kejadiannya adalah 64-90% di antara pengguna komputer. Faktor lain yang mengganggu kesehatan mata yaitu terlalu sering membaca dan berada di ruangan ber-AC selama berjam-jam.

Penderita yang mengalami gangguan mata akibat penggunaan komputer berlebih disebut Computer Vision Syndrome, yaitu mata menjadi tegang dan lelah, pandangan kabur, mata kering, bahkan sakit kepala serta nyeri tengkuk dan bahu. Saat berkonsentrasi menggunakan komputer, frekuensi kedipan mata berkurang sekitar 60% dari biasanya yang mulanya sekitar 8-21 kali per menit menjadi kira-kia 4-5 kali per menit.

Menggunakan pelembab mata adalah solusi yang tepat dalam menghadapi perubahan iklim dan lingkungan serta pola hidup yang kurang baik sekarang ini. Pelembab mata atau tetes mata merupakan larutan steril khusus untuk terapi atau pengobatan pada mata. Larutan tetes mata haruslah berwarna jernih.

Produk tetes mata yang terpercaya di Indonesia adalah Insto Moist. Dikemas dalam botol mini transparan berukuran 7,5 ml dapat kamu temukan di apotek atau toko obat. Bentuknya yang praktis dan ekonomis dapat menjadi sahabat karib dalam beraktivitas. Luangkan beberapa saat untuk mengistirahatkan mata dan teteskan Insto Moist untuk mencegah mata kering sebelum kembali memulai aktivitas.

Quick fact

Menurut Jakob Nielsen, orang memiliki kemampuan membaca 25 kali lebih lambat jika menggunakan layar dibandingkan di atas kertas atau buku cetak

Related